Hasna Azmi Nurul A (24214847) 1EB12
Pertanyaan dan Jawaban.
1.
Jelaskan perbedaan bisnis dengan
perusahaan!
Jawaban : “Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok
orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sedangkan perusahaan adalah badan usaha berbentuk
badan hukum atau tidak berbadan hukum yang menjalankan perdagangan barang atau
jasa atau haki dengan tujuan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu tertentu
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”
2.
Apa yang dimaksud dengan Frenchise?
Jawaban : “Franchise merupakan
bentuk duplikasi bisnis yang telah sukses dan mempunyai brand yang sudah
dikenal. Dengan demikian calon investor yang ingin membeli franchise tidak harus
menajalankan bisnis dari nol. Tidak harus dipusingkan dengan nama produk, jenis
produk, produksi, dan pemasaran. Mereka hanya menjalankan sistem yang telah
berjalan dengan baik dan telah teruji keberhasilannya.”
3. Jelaskan
mengenai Perusahaan Perseorangan, Firma, CV Perusahaan, PT, BUMN dan Koperasi.
Jelaskan masing-masing perbedaan!
Jawaban : “Perusahaan Perseorangan adalah suatu bentuk perusahaan yang
dikelola dan diawasi oleh satu orang, dimana seluruh hartanya dijadikan jaminan
yang terhadap hutang – hutang perusahaan dan berkuasa penuh terhadap pengawasan
perusahaan serta memiliki seluruh hasil keuntungan yang diperoleh perusahaan.
Jadi dalam perusahaan perseorangan tidak terjadi pemisahan secara hukum antara
perusahaan dengan kepentingan pribadi disamping itu pemerintah juga tidak
menetapkan izin pendiriannya. Tetapi yang perlu diingat biarpun secara hukum
tidak ada pemisahan perusahaan dengan kepentingan pribadi, sebaiknya secara
ekonomis harus dipisahkan bagian modal perusahaan dengan keperluan pribadi. Hal
ini dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kelangsungan usaha perusahaan.
Firma
(Fa)
adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap- tiap
anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota
pendiri serta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan
sesuai akta pendirian.
Persekutuan
Komanditer (Commanditaire Vennootschap atau CV)
adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan
komanditer mengenal 2 istilah yaitu : 1. Sekutu
aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung
jawab penuh atas utang- utang perusahaan. 2. Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya
menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan
operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang terjadi
sampai batas modal yang ditanam.
Perseroan
Terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya
diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang surat saham mempunyai hak
atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan
(dividen).
Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) ialah badan usaha yang
permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai
badan usaha-badan usaha tersebut adalah karyawan BUMN bukan pegawai negeri.
KOPERASI
adalah
organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi
kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan
ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asa kekeluargaan.”
4.
Apa yang dimaksud dengan Pemasaran?
Jawaban : “Pemasaran merupakan usaha terpadu untuk menggabungkan
rencana-rencana strategis yang diarahkan kepada usaha pemuas kebutuhan dan
keinginan konsumen untuk memperoleh keuntungan yang diharapkan melalui proses
pertukaran atau transaksi.”
5.
Sebutkan 7 variabel
pemasaran (marketing mix)!
Jawaban : “1. Produk, 2. Price, 3. Promotion, 4.
Place, 5. Partisipant, 6. Proses, dan 7. Physical Evidence.”
6. Jelaskan tentang manajemen
produksi!
Jawaban : “Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang
mempunyai peran dalam mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai
tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang
berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang
dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi
menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk
mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.”
7. Jelaskan perbedaan antara manajemen
pemasaran dan manajemen produksi!
Jawaban : “Manajemen
Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk
mempertahankan kelangsungan perusahaannya, berkembang, dan mendapatkan laba.
Sedangkan Manajemen produksi merupakan
salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam
mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan.”
8. Jelaskan hakekat bisnis
Internasional!
Jawaban : “Hakikat
Bisnis Internasional. Bisnis internasional merupakan kegiatan bisnis yang
dilakukan melewati batas – batas suatu Negara. Transaksi bisnis seperti ini
merupakan transaksi bisnis internasional yang sering disebut sebagai Bisnis
Internasional (International Trade) ada juga yang menybutnya sebagai Pemasaran
Internasional atau International Marketing. Dilain pihak transaksi bisnis itu
dilakukan oleh suatu perusahaan dalam suatu negara dengan perusahaan lain atau
individu di negara lain disebut Pemasaran Internasional atau International
Marketing. Pemasaran internasional inilah yang biasanya diartikan sebagai
Bisnis Internasional , meskipun pada dasarnya ada dua pengertian. Jadi kita
dapat membedakan adanya dua buah transaksi bisnis Internasional yaitu :
a.
Perdagangan Internasional (International Trade)
Perdagangan internasional adalah proses tukar menukar
yang didasarkan atas kehendak sukarela dari masing-masing Negara. Adapun
motifnya adalah memperoleh manfaat perdagangan atau gains of tride.
Manfaat Perdagangan Internasional
Manfaat Perdagangan Internasional
1.
Saling mendapat petukaran tehnologi guna mempercepat
pertumbuhan ekonomi
2.
Menjalin persahabatan
3.
Dapat membuka lapangan pekerjaan
4.
Dapat menambah jumlah dan kualitas barang
5.
Meningkatkan penyebaran sumber daya alam melalui batas
Negara.
b.
Pemasaran Internasional (International Marketing)
Pemasaran Internasional dianggap memiliki peranan
penting dalam memberikan jawaban dan antisipasi positif terhadap sejumlah isu
global yang dinamis. Pemasaran internasional yang sering disebut sebagai bisnis
Internasional (International Busines) merupakan keadaan dimana suatu perusahaan
dapat terlibat dalam suatu transaksi bisnis dengan negara lain, perusahaan lain
ataupun masyarakat umum di luar negeri. Transaksi bisnis internasional ini pada
umumnya merupakan upaya untuk memasarkan hasil produksi di luar negeri. Dalam
hal semacam ini maka pengusaha tersebut akan terbebas dari hambatan perdagangan
dan tarif bea masuk karena tidak ada transaksi ekspor impor.”
9. Jelaskan
alasan melakukan bisnis Internasional!
Jawaban : “beberapa
alasan untuk melaksanakan bisnis internasional antara lain berupa :
1. Spesialisasi antar bangsa – bangsa
Dalam hubungan dengan
keunggulan atau kekuatan tertentu beserta kelemahannya itu maka suatu Negara
haruslah menentukan pilihan strategis untuk memproduksikan suatu komoditi yang
strategis yaitu :
a. Memanfaatkan semaksimal mungkin kekuatan yang ternyata
benar-benar paling unggul sehingga dapat menghasilkannya secara lebih efisien
dan paling murah diantara Negara-negara yang lain.
b.
Menitik beratkan pada
komoditi yang memiliki kelemahan paling kecil diantara Negara-negara yang lain.
c.
Mengkonsentrasikan
perhatiannya untuk memproduksikan atau menguasai komoditi yang memiliki
kelemahan yang tertinggi bagi negerinya
Ketiga strategi tersebut berkaitan erat dengan adanya dua buah konsep keunggulan yang dimiliki oleh suatu Negara ketimbang Negara lain dalam satu ataupun beberapa bidang tertentu, yaitu :
Ketiga strategi tersebut berkaitan erat dengan adanya dua buah konsep keunggulan yang dimiliki oleh suatu Negara ketimbang Negara lain dalam satu ataupun beberapa bidang tertentu, yaitu :
· Keunggulan absolute
(absolute advantage)
Suatu negara dapat
dikatakan memiliki keunggulan absolut apabila negara itu memegang monopoli
dalam berproduksi dan perdagangan terhadap produk tersebut. Hal ini akan dapat
dicapai kalau tidak ada negara lain yang dapat menghasilkan produk tersebut
sehingga negara itu menjadi satu-satunya negara penghasil yang pada umumnya
disebabkan karena kondisi alam yang dimilikinya, misalnya hasil tambang,
perkebunan, kehutanan, pertanian dan sebagainya. Disamping kondisi alam,
keunggulan absolut dapat pula diperoleh dari suatu negara yang mampu untuk
memproduksikan suatu komoditi yang paling murah di antara negara-negara
lainnya. Keunggulan semacam ini pada umumnya tidak akan dapat berlangsung lama
karena kemajuan teknologi akan dengan cepat mengatasi cara produksi yang lebih
efisien dan ongkos yang lebih murah.
· Keunggulan komperatif
(comparative advantage)
Konsep Keunggulan
komparatif ini merupakan konsep yang lebih realistik dan banyak terdapat dalam
bisnis Internasional. Yaitu suatu keadaan di mana suatu negara memiliki
kemampuan yang lebih tinggi untuk menawarkan produk tersebut dibandingkan
dengan negara lain. Kemampuan yang lebih tinggi dalam menawarkan suatu produk
itu dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk yaitu :
a. Ongkos atau harga penawaran yang lebih rendah.
b.
Mutu yang lebih unggul
meskipun harganya lebih mahal.
c.
Kontinuitas penyediaan
(Supply) yang lebih baik.
d.
Stabilitas hubungan
bisnis maupun politik yang baik.
e.
Tersedianya fasilitas
penunjang yang lebih baik misalnya fasilitas latihan maupun transportasi.
Suatu negara pada umumnya akan mengkonsentrasikan untuk
berproduksi dan mengekspor komoditi yang mana dia memiliki keunggulan
komparatif yang paling baik dan kemudian mengimpor komoditi yang mana mereka
memiliki keunggulan komparatif yang terjelek atau kelemahan yang terbesar.
Konsep tersebut akan dapat kita lihat dengan jelas dan nyata apabila kita
mencoba untuk menelaah neraca perdagangan negara kita (Indonesia) misalnya.
Dari neraca perdagangan itu kita dapat melihat komoditi apa yang kita ekspor
adalah komoditi yang memiliki keunggulan komparatif bagi Indonesia dan yang
kita impor adalah yang keunggulan komparatif kita paling lemah.
2. Pertimbangan pengembangan bisnis
Perusahaan yang sudah
bergerak di bidang tertentu dalam suatu bisnis di dalam negeri seringkali lalu
mencoba untuk mengembangkan pasarnya ke luar negeri. Hal ini akan menimbulkan
beberapa pertimbangang yang mendorong mengapa suatu perusahaan melaksanakan
atau terjun ke bisnis internasiional tersebut :
a. Memanfaatkan kapasitas mesin yang masih menganggur yang
dimiliki oleh suatu perusahaan.
b. Produk tersebut di dalam negeri sudah mengalami tingkat
kejenihan dan bahkan mungkin sudah mengalami tahapan penurunan (decline phase)
sedangkan di luar negeri justru sedang berkembang (growth).
c. Persaingan yang terjadi di dalam negeri kadang justru lebih
tajam katimbang persaingan terhadap produk tersebut di luar negeri.
d. Mengembangkan pasar baru (ke luar negeri) merupakan tindakan
yang lebih mudah ketimbang mengembangkan produk baru (di dalam negeri).
e. Potensi pasar internasional pada umumnya jauh lebih luas
ketimbang pasar domestic.”
10.
Gambarkan konsep sistem pemasaran!
Jawaban : “
Konsep sistem pemasaran
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar